Showing posts with label Komputer. Show all posts
Showing posts with label Komputer. Show all posts

Keuntungan Windows 8



Sebentar lagi kita bakal merasakan memakai Operational System (OS) Windows 8. Dibandingkan sama pendahulunya Windows 7, OS ini lebih canggih dan memakainya lebih gampang dengan memuat berbagai aplikasi pendukung yang lengkap. Dibawah ini bakal diketahui apa saja keuntungannya memakai Windows 8 :

1. Optimalisasi Layar Sentuh (Touchscreen)
Teknologi layar sentuh memang suudah tersedia di Windows 7 tapi nggak terlalu optimal buat dipakainya. Oleh karenanya Microsoft, mengoptimalkan teknologi ini pada WIndows 8 dimana interfacenya yang biasa disebut sebagai Metro bakal diwujudkan ala interface Windows Phone.

2. Mendukung Chip ARM
Semua perangkat yang memakai chip ARM bisa digunakan oleh Windows 8 sehingga nantinya bisa digunakan di perangkat digital seperti tablet dan sejenisnya, mengingat kebanyakan tablet yang beredar saat ini memakai chip ARM.

3. Toko Aplikasi Windows Store
Microsoft juga buka toko yang diberi nama Windows Store, jadi buat yang perlu aplikasi tambahan Windows 8 bisa dibeli di toko ini.

4. Windows 8 Mendukung NFC (Near Field Communications)
Supaya sistem transaksi biar lebih mudah, di dalam sistem Windows 8 terdapat dukungan buat sistem NFC. Sistem ini bakal mempermudah segala aktifitas segala transaksi secara digital. Tablet yang mengggunakan Windows 8 bisa mengirim uang secara online.

5. Boot Yang Cepat
dengan OS yang lain, boot atau proses membuka sistem di Windows 8 cuma memakan waktu delapan detik.

6. Internet Explorer 10
Buat browsing internet, disediakan aplikasi Internet Explorer 10 yang dijamin lebih canggih dari aplikasi sebelumnya. Katanya lagi, aplikasi browser ini sangat ramah dipakai di tablet maupun PC.

7. Sekuriti Lebih Baik
Buat menghadapi para virus dan hacker yang tidak bertanggungjawab, Windows 8 bakal dipasang sistem sekuriti yang lebih kuat yang diberi nama Windows Defender.

8. Tidak Perlu Upgrade PC
Jika pada edisi sebelumnya, sistem windows harus menjalani upgrade supaya segar bugar lagi. Untuk kali ini Windows 8 tidak perlu upgrade lagi. Alasannya prosesor Intel Atom dan RAM 1 GB sudah cukup untuk menjalankan OS ini.

Oke segitu aja dulu gambaran dari OS Windows 8 yang bakal keluar tahun 2012 nanti. Jadi siap-siaplah buat menghadapi segala perubahan teknologi dunia.

(Sumber: detikINET/TechRadar)

Cara Shutdown Otomatis Lewat Command Prompt


Tips komputer kali ini saya akan membagikan sebuah tips tentang Cara Mematikan Komputer Secara Otomatis (Tanpa Software). Untuk mematikan komputer secara otomatis ini kita hanya perlu menggunakan fitur Command Promp pada komputer Anda.

Sebenarnya tips ini sudah banyak sekali blog tetangga  yang lebih senior yang membahasnya, saya menshare karna saya ingin berbagi saja kepada teman-teman yang belum tau.

Tapi sebelum kita membahas Cara Mematikan Komputer Secara Otomatis (Tanpa Software) ini tentu Anda bertanya-tenya apakah cara ini dapat merusak komputer Anda??? Pertanyaan itu juga yang saya alami ketika saya ingin menngunakannya.

Setelah saya muter-muter di mbah google ternyata cara ini tidak merusak komputer kita dengan catatan kalo kita kita Mematikan Komputer Secara Otomatis (Tanpa Software), Sedangkan kalo kita Mematikan komputer menggunakan software itu baru akan merusak komputer kita.

Sebenarnya manfaat dari Cara Mematikan Komputer Secara Otomatis (Tanpa Software) ini juga bisa saya bilang lumayan banyak, contohnya: Pernahkah Anda mengirim File atau membackup File yang Banyak dan tak ada Waktu untuk menunggunya karena Banyak Pekerjaan?. Disinilah letak Manfaatnya, dan Masih banyak lagi. Bagaimana dengan Komputer kita, apakah aman dan tidak rusak?. Sebenarnya ini tidaklah merusak Komputer melainkan kita hanya memanfaatkan Cmd pada Windows.

Baik, langsung aja ke topik kita mengenai Cara Mematikan Komputer Secara Otomatis (Tanpa Software).
Ikuti petunjuk di bawah ini untuk mulai mencobanya pada komputer Anda.

  • Pada Komputer Anda, Klik Start.
  • Lalu Pilih Run.
  • Pada kotak Run, Ketikkan "at 17:30 shutdown -s" (Tanpa tanda Kutip). 17:30 adalah Waktu yang kita atur sesuai keinginan kita atau waktu komputer akan mati.
  • Setelah itu Klik Ok.

Selesai sudah, Kita tinggal menunggu menunggu matinya komputer dengan waktu yang kita setting.

Indonesia Membuat OS GARUDA



Garuda adalah sistem operasi berbasis Open Source kreasi dari pengembang lokal. Garuda menggunakan desktop modern yang menawan dan sangat mudah dipergunakan, bahkan oleh para pengguna yang sudah terbiasa dengan Windows.

OS karya anak bangsa ini mendukung penggunaan dokumen format SNI (Standar Nasional Indonesia). Garuda juga sangat aman dari gangguan virus komputer, stabilitasnya tinggi, disertai dukungan bahasa Indonesia dan dilengkapi dengan banyak program dari berbagai macam kategori.

"Kemandirian (TI) Indonesia tidak akan pernah terwujud selama kita tidak berani bangkit untuk melakukan perubahan. Agar bisa mandiri, kita harus mulai berani untuk melepaskan diri dari belenggu software bajakan dan beralih ke software legal buatan lokal," imbuh isi pesan dalam situs Garuda OS.

Penasaran ingin mencoba OS ini? silakan kunjungi GarudaOne


Dukungan Program :

Perkantoran :

* LibreOffice 3.3 – disertai kumpulan ribuan clipart, kompatibel dengan MS Office dan mendukung format dokumen SNI (Standar Nasional Indonesia)
* Scribus – desktop publishing (pengganti Adobe InDesign, Page Maker)
* Dia – diagram / flowchart (pengganti MS Visio)
* Planner – manajemen proyek (pengganti MS Project)
* GnuCash, KMyMoney – program keuangan (pengganti MYOB, MS Money, Quicken)
* Kontact – Personal Information Manager / PIM
* Okular, FBReader – universal document viewer

Internet :

* Mozilla Firefox 4.0.1, Chromium, Opera – web browser (pengganti Internet Explorer)
* Mozilla Thunderbird – program email (pengganti MS Outlook)
* FileZilla – upload download / FTP
* kTorrent – program bittorrent
* DropBox – Online Storage Program (free 2 Gb)
* Choqok, Qwit, Twitux, Pino – aplikasi microblogging
* Google Earth – penjelajah dunia
* Skype – video conference / VOIP
* Gyachi, Pidgin – Internet messenger
* xChat – program chatting / IRC
* Kompozer, Bluefish – web / html editor (pengganti Dreamweaver)
* Miro – Internet TV

Multimedia :

* GIMP – editor gambar bitmap (pengganti Adobe Photoshop)
* Inkscape – editor gambar vektor (pengganti CorelDraw)
* Blender – Animasi 3D
* Synfig, Pencil – Animasi 2D
* XBMC – multimedia studio
* kSnapshot – penangkap gambar layar
* Digikam – pengelola foto digital
* Gwenview – Photo Viewing Client
* Amarok – audio player + Internet radio
* Kaffeine – video / movie player
* TVtime – television viewer
* Audacity – audio editor
* Cinelerra, Avidemux – video editor

Edukasi :

* Matematika – aljabar, geometri, plotter, pecahan
* Bahasa – Inggris, Jepang, permainan bahasa
* Geografi – atlas dunia, planetarium, kuis
* Kimia – tabel periodik
* Logika Pemrograman

Administrasi Sistem :

* DrakConf – Computer Control Center
* Synaptic – Software Package Manager
* Samba – Windows sharing file
* Team Viewer – remote desktop & online meeting
* Bleachbit – pembersih sistem
* Back in Time – backup restore sistem

Program Bantu :

* Ark – program kompres file (pengganti Winzip, WinRar)
* K3b – pembakar CD/DVD (pengganti Nero)
* Dolphin – file manager
* Cairo Dock – Mac OS menu dock
* Compiz Fusion + Emerald
* Emulator DOS + Windows

Game :

* 3D Game Maker
* Mahjong, Tetris, Rubik, Billiard, Pinball, BlockOut, Sudoku, Reversi
* Solitaire, Heart, Domino, Poker, Backgammon, Chess, Scrabble
* Frozen Bubble, Flight Simulator, Tron, Karaoke
* City Simulation, Fighter, Doom, Racing, Tremulous FPS
* DJL, Play on Linux, Autodownloader – game manager / downloader

Chuck O'Rear Pria Di Balik Gambar Latar


Sekilas saja melihat gambar ini, kita pasti langsung merasa pemandangan dalam foto ini sangat familiar. Ini karena foto diatas merupakan gambar latar dari Microsoft XP.
Pastilah sebagian dari kita pernah bertanya-tanya dalam hati, tentang lokasi dimana gambar ini diambil serta siapakah fotografer yang mengabadikannya.

~ Chuck O'Rear ~

Adalah Chuck O’Rear, seorang mantan fotografer majalah National Geographic yang mengambil gambar pemandangan yang indah ini. Berawal saat ia sementara mengemudi untuk mengunjungi pacarnya dan tiba-tiba dikejutkan oleh keindahan kebun-kebun anggur di Sonoma, Napa, California Utara, Amerika Serikat.


The area shot by Chuck O'Rear in Sonoma, Napa, North California, for his 'Bliss' photo used by Microsoft Windows XP:

Saat banyak orang memilih untuk melanjutkan perjalanan, dan tak ingin dipusingkan untuk berhenti sejenak guna mengambil foto, O’Rear memutuskan untuk menepi dan mengambil kameranya karena ia begitu terpesona oleh rumput hijau dan awan putih di langit biru, yang sempurna.

Namun, yang tidak pernah sesaat pun terpikir oleh pria berusia 69 tahun itu bahwa hasil jepretan kameranya akan menjadi gambar yang paling sering dilihat di planet ini.

Diketahui, ketika disuruh menentukan foto-foto paling terkenal di dunia, tidak pernah terlintas pada pikiran kebanyakan orang bahwa gambar desktop komputer merupakan salah satu diantaranya, bahkan jika dikalkulasi ada lebih dari satu milliar orang di seluruh dunia yang telah melihat foto O’Rear. Bahkan kebanyakan dari kita tidak menyadari bahwa itulah gambar yang hampir setiap hari kita lihat.


The XP screensaver fits seemlessly over the scenery as it looks today:


Karena keindahannya, gambar tersebut dipilih oleh insinyur Microsoft untuk digunakan sebagai gambar latar belakang desktop Windows XP.

Meskipun O’Rear telah menandatangani sebuah kesepakatan rahasia dengan Microsoft yang membuat ia harus tetap merahasiakan jumlah pembayarannya, namun besarnya jumlah kesepakatan itu dilaporkan adalah yang termahal kedua selama sejarah pembelian lisensi foto.

“Saya selalu melewati rute yang sama, antara Napa dan San Francisco dan hal ini saya lakukan dua kali seminggu diantara tahun 2002 atau 2003 ketika mengunjungi pacar saya Daphne Larkin, namun ketika saya melintas pada bulan Januari, dan melihat rumput hijau yang indah, aku langsung keluar dari mobil dan kemudian mengambil beberapa gambar.” tutur O’Rear.

Tiba-tiba ia mendapat telepon dari agennya dengan Corbis photo archive yang mengatakan bahwa Microsoft ingin membeli gambar asli hasil fotonya.

O’Rear, bekerja selama 25 tahun sebagai fotografer National Geographic, dan memulai karirnya awalnya dengan Kansas City Star dan Los Angeles (LA) Times.

Namun sayangnya, tidak seperti kebanyakan pengguna PC, O’Rear tidak dapat melihat foto XP-nya setiap hari, sebab ia memilih menggunakan Mac daripada Microsoft.

Kisah Karl Heinz Bradenburg Pencipta MP3



Munculnya perangkat lunak MP3 telah mendorong dunia musik untuk tampil di barisan terdepan. Format data ini memungkinkan transfer file musik lewat internet sehingga dapat dengan mudah diunduh (di-download) oleh masyarakat, langsung dari PC mereka.

MP3 adalah kependekan dari MPEG Audio Layer III dan merupakan standar untuk kompresi audio yang dapat memperkecil file musik tanpa mengurangi (atau hanya sedikit mengurangi) kualitas suara yang dihasilkan. MP3 merupakan bagian dari keluarga MPEG, singkatan dari Motion Pictures Expert Group, suatu standar untuk format video dan audio yang menggunakan sistem kompresi.

Di Indonesia, format MP3 mulai populer seiring dengan menjamurnya lapak-lapak maupun distributor penjualan software. Tempat-tempat semacam ini biasanya memperjual-belikan CD (compact disc) berisi lagu-lagu dalam format MP3. setiap keping CD dengan kapasitas 700 MB sanggup menyimpan kurang lebih 200 lagu. Inilah keistimewaan format musik MP3 yang membedakannya dengan format musik lain. Ukuran file-nya yang relatif kecil sangat memudahkan dalam penyimpanan maupun pemindahan (transfer).

Namun demikian, belum banyak orang yang tahu mengenai kisah sang penemu, yang telah memadukan pengetahuan tentang matematika, suara, dan elektronika - yang secara luar biasa, melakukannya tanpa mengharapkan keuntungan pribadi.

Tolak Tawaran Dana
Kisah ini dimulai dari suatu tempat bernama Institut Frauenhofer, salah satu lembaga penelitian di Jerman yang paling prestisius dan memperkerjakan kurang lebih 250 orang sarjana. Mereka adalah para ilmuwan dan insinyur terbaik Jerman, walaupun kabarnya gaji yang mereka terima tidak lebih besar dari yang ditawarkan oleh standar industri.

Profesor Karl Heinz Brandenburg adalah salah satu ilmuwan yang bekerja di institut tersebut. Keterlibatannya dalam bidang kompresi musik dimulai sejak tahun 1977. Pada awalnya, Profesor Dieter Seitzer-lah yang memiliki gagasan untuk menciptakan suatu metode dalam mentransfer musik melalui jalur telepon standar.

Saat itu, idenya dianggap sebagai suatu teroboson brilian. Namun demikian, ia menolak setiap tawaran dana yang datang sebagai bantuan penelitian. Ia justru memutuskan untuk membentuk suatu kelompok kerja tersendiri yang terdiri dari para ilmuwan dan teknisi Frauenhofer yang memiliki minat terhadap topik semacam itu. Keberminatan Bradenburg terhadap matematika, elektronik, dan gagasan-gagasan nyleneh menjadikan mereka sebagai partner yang ideal.

Selanjutnya, penelitian mengenai kompresi file musik ini dipimpin langsung oleh Bradenburg, dan dilakukan di Institut Frauenhofer, divisi Integrated Circuits (Frauenhofer IIS), di Bavaria. Bradenburg kemudian memutuskan untuk berkonsentrasi pada upaya pengompresian file lewat algoritma. Hasilnya adalah algoritma "MPEG-1 Layer 3" yang kemudian dipersingkat menjadi "MP3".

Sedikitnya jumlah penelitian serupa yang pernah dilakukan sebelumnya memaksa Bradenburg dan kawan-kawan untuk menciptakan metode, teori, dan risetnya tersendiri. Kebanyakan dari pekerjaan mereka tidak hanya tentang bagaimana mengurangi ukuran file, melainkan untuk mengetahui tingkat penurunan kualitas suara yang masih dapat ditoleransi oleh persepsi manusia.

Otak dan Telinga
Dalam menciptakan MP3, Brandenburg menganalisis bagaimana otak dan telinga manusia menangkap suara. Teknik yang digunakan berhasil memanipulasi telinga dengan membuang bagian yang kurang penting pada suatu file musik. Sebagai contoh, apabila terdapat dua nada yang mirip, atau apabila nada tinggi dan rendah muncul secara bersamaan, otak hanya akan memproses salah satunya. Sehingga algoritma MP3 akan memilih sinyal yang lebih penting dan membuang sisanya. Hasilnya adalah file MP3 mampu mengurangi ukuran file audio orisinal hingga 10 kali lebih kecil. Sebagai contoh, sebuah lagu dengan durasi 3 menit dapat menyita alokasi hard-disk sebesar 30 MB. Lagu yang sama dengan format MP3 hanya membutuhkan ruang sebesar 3 MB dengan penurunan kualitas suara yang minimum.

Penemuannya telah mendapatkan sejumlah perhatian di negaranya sendiri, Jerman. Tetapi sambutan hangat justru ia peroleh saat berkunjung ke Silicon Valley untuk melakukan presentasi pada 1997. Di sana ia mendemonstrasikan pengetahuannya mengenai cara menekan ukuran file WAV tanpa membuat pendengar mengetahui perbedaannya. Beberapa pihak pun menunjukkan ketertarikannya untuk membeli proyek tersebut atau mengambil alih hak kepemilikannya. Namun, Institut Frauenhofer bersikeras untuk menjaga semua hak ciptanya, walaupun mereka sebenarnya tidak memiliki banyak uang untuk mengawasi perlindungannya.

Diawali dengan Winamp
Kesuksesan MP3 dimulai pada 1998, ketika Winamp, sebuah mesin pemutar MP3 yang dibuat oleh sepasang mahasiswa bernama Justin Frankel dan Dmitry Boldyrev, ditawarkan secara cuma-cuma di internet. Dalam seketika, penikmat musik di seluruh dunia terhubung dalam satu jaringan pusat bernama MP3, dan saling menawarkan musik-musik yang memiliki hak cipta, secara gratis.

Sebelum terlalu lama, programmer lain pun seperti tidak mau ketinggalan kereta. Mereka menciptakan berbagai perangkat lunak pendukung untuk para pencinta MP3 (MP3 junkies). Encoder, ripper, dan player terbaru dirilis setiap minggunya, dan pertumbuhannya bergerak semakin kencang. Mesin-mesin pencari pun membuat proses pencarian file MP3 tertentu yang dikehendaki menjadi semakin cepat. Selain itu, player portabel seperti Rio dan iPod membuat MP3 dapat dinikmati sambil berjalan.

Saat ini, MP3 ditawarkan sebagai program shareware. Ini artinya siapa pun yang berminat dapat mendaftarkan pada Institut Frauenhofer dan membuat perangkat lunak atau file MP3-nya sendiri. Sejujurnya, mengenai hal tersebut, Bradenburg memang tidak memiliki banyak pilihan karena proyek ini tidak memiliki partner software langsung dan tidak memiliki anggaran untuk membuat rantai distribusi dan pemasarannya sendiri.

Brandenburg menyatakan bahwa ia sangat puas dengan pekerjaannya dan tidak mengambil keuntungan apa pun daripadanya. Ia pun mengaku tidak memiliki selembar saham pun di perusahaan internet atau perusahaan lain yang menggunakan format MP3. Bahkan, ia tidak tertarik terhadap uang sama sekali. "Saya tidak peduli dengan angka-angka yang ada di buku tabungan saya. Tetapi, saya sangat puas dengan apa yang telah saya lakukan, dengan rekan-rekan kerja, dan apa yang telah kami hasilkan bersama," ujarnya pada majalah Jerman, Der Spiegel. Namun demikian, Brandenburg tidak berpikir bahwa sistem ini akan menghancurkan industri musik seperti yang banyak pihak telah ramalkan. "Saya pikir hal itu tak akan terjadi, tetapi kita memang telah mengubah industri... Industri harus memahami cara mengendalikan media digital yang baru ini dan peluang yang menyertainya. Mereka harus berkonsentrasi pada hal-hal yang positif ketimbang yang negatif."

Menolak Tawaran
Dengan segala kesuksesan yang telah ia raih, berbagai tawaran menggiurkan pun datang menghampiri, termasuk posisi keprofesoran di Amerika Serikat. Meski demikian, ia tetap bersikap sederhana dan rendah hati. Tampaknya ia sudah cukup bahagia dengan 'dunia kecil'-nya di pinggiran kota Berlin.

Ia pernah berkata pada pers Jerman bahwa setiap kali ia berselancar di internet dan menemukan situs MP3 terbaru dan mengetahui bahwa masyarakat menikmati sesuatu yang pernah ia buat, "Hal itu memberikan perasaan senang yang tak terlukiskan, " ujar Brandenburg suatu hari.

Sumber

Komputer Saku Bangsa Islam Di Abad Pertengahan



Bangsa-bangsa Islam di abad pertengahan ternyata sudah punya "komputer ajaib" yang bisa membantu mengetahui waktu dan posisi benda-benda di angkasa, membantu dalam pelayaran, mempertahakan keakuratan kalender, memperkirakan gerhana, bahkan mengukur bumi.

Komputer ini umumnya tidak besar, bentuknya bundar seperti jam saku dengan diameter 15 cm saja (ada beberapa yang dibuat dalam skala besar). Astrolab, demikian namanya.

Astrolab merupakan peranti astronomi yang paling penting sebelum era teleskop muncul. Ilmuwan abad pertengahan di Timur Tengah, khususnya bangsa Islam telah menggunakan alat ini untuk berbagai hal, seperti tertulis di awal artikel.

Astrolab secara prinsip sebenarnya sudah ada sejak sekitar 150 SM. Namun, bentuk fisiknya baru muncul kira-kira 400 M. Alat ini menjadi bagian penting di periode Islam sejak tahun 800 M.

Astrolab terdiri dari sebuah model langit yang tertera pada lempeng logam melingkar. Di sekliling lingkar luar lempeng logam itu terukir skala derajat, atau kadang penanda waktu. Jarum penunjuk yang bisa diputar (alidad) digunakan untuk menentukan ketinggian suatu bintang ketika peranti ini diangkat setinggi lengan yang teracung. Hasilnya kemudian terbaca pada ukuran berskala.


Dengan astrolab ini, penggunannya juga bisa mengenali bintang-bintang, memprediksi kapan matahari terbit dan tenggelam setiap hari, menentukan jarak ke Mekah, menyurvei tanah, menghitung tinggi objek, hingga.... berlayar!

Tak heran, bangsa-bangsa Islam masa itu menjadi petualang tangguh baik di darat atau laut. Lewat merekalah, akhirnya astrolab diperkenalkan kepada bangsa Eropa melalui Spanyol (Moor).

Meskipun bangsa Yunani dulu sudah meyakini bentuk bumi adalah bulat, entah mengapa pada perkembangannya bangsa-bangsa di Eropa lebih menerima pendapat soal bumi yang datar. Mata mereka mulai terbuka setelah Copernicus dan Galileo-Galilei memberi pembuktian soal bumi bulat.

Padahal dalam Perjanjian Lama, kitab suci umat Kristen sendiri sudah menulis tentang bumi itu bulat. Demikian juga Quran meyakini bentuk bumi pun bulat.

Ilmuwan-ilmuwan muslim membukitkan iman mereka dengan penyelidikan lanjut, diantaranya melalui astrolab ini.

Sekitar abad 9 M, saat bangsa Islam menguasai separuh dunia, naskah-naskah ilmiah seperti karya astronom Yunani Ptolemeus diterjemahkan ke bahasa Arab. Dinasti Abbasiyah juga mendapatkan naskah-naskah Sansekerta yang kaya akan informasi tentang matematika, astronomi, dan ilmu pengetahuan lainnya.
Observatorium juga banyak dibangun di kota-kota tempat peradaban Islam berada. Di tempat ini, para ilmuwan memiliki berbagai alat paling canggih masa itu seperti astrolab, kuadran, sekstan, dan jam matahari.

Penetapan Mekah sebagai kiblat mendorong cendikiawan Muslim mempelajari ilmu falak. Sejak abad 13, banyak masjid dibangun memperkerjakan seorang astronom profesional (muwaqqit) sehingga bisa menentukan arah kiblat secara tepat. Lagi-lagi, komputer saku astrolab jadi panduan utama.

Tidak itu saja, ilmuwan Muslim bisa menentukan tanggal dan hari-hari raya untuk ibadah berdasar pengamatan pada peredaran bulan dan matahari, dan mereka juga bisa membantu orang yang akan naik haji merencanakan rute perjalanan paling efisien ke Mekah.
Ini satu contoh ilmu mutakhir yang hingga kini diakui kebenarannya:

Tahun 1031, Abu Raihan al-Biruni sudah menyebutkan kemungkinan bahwa planet-planet berotasi mengikuti orbit yang elips, bukan bulat.

Mengukur Bumi

Ekspansi Islam ke berbagai belahan bumi menciptakan pembuatan peta bumi ini, termasuk pembuatan globe. Para pembuat peta berupaya keras melakukan pengukuran yang akurat.

Khalifah al-Makmun pernah mengutus dua tim survei ke Gurun Siria dilengkapi astrolab serta tongkat dan tali pengukur. Dua tim tersebut berjalan berlawan arah hingga mereka mengamati satu derajat perubahan ketinggian Bintang Utara. Hasil perhitungan mereka menunjukkan bahwa jarak yang mereka tempuh sama dengan satu derajat garis Lintang, atau 1/360 keliling bumi.

Jadi, setelah dikalkulasi, keliling bumi dari kutub ke kutub adalah 37,369 kiometer. Perhitungan ini sangat mendekati dengan hasil teknologi modern jaman sekarang, yakni 40,008 kilometer!

Alasan Posisi Huruf “QWERTYUIOP” Pada Keyboard



Konon, keyboard tersebut sudah diciptakan sejak tahun 1860an oleh Sholes dan Dunsmore. Awalnya mereka membuatnya berurutan sesuai abjad. Namun, lambat laun seiring dengan meningkatnya kemampuan (kebiasaan) user, kecepatan mengetik menjadi lebih cepat padahal mekanisme mesin saat itu masih sederhana. Akibatnya, (baris) tombol tertentu menjadi sering macet dan menghambat pekerjaan.

Berdasar pengalaman mereka, akhirnya disusunlah keyboard yang sengaja dipersulit dan dibuat tidak efisien agar keyboard tidak mudah jammed. Desain mesin ketik itu kemudian dijual ke Remington untuk diproduksi secara massal tahun 1873. Susunannya terbagi dalam empat baris, baris teratas berupa
“23456789-”, baris kedua “QWE.TYIUOP”, baris ketiga
“XDFGHJKLM”, dan baris terbawah “AX&CVBN?;R”.

Seiring berjalannya waktu, teknologi berkembang pesat dan masalah tombol keyboard yang sering macet sudah teratasi dengan desain mekanik yang lebih baik. Sejumlah desain keyboard alternatif juga muncul di pasaran. Salah satu yang cukup populer adalah Dvorak Simplified Keyboard (DSK) yang dibuat oleh August Dvorak tahun 1936. Desain itu diklaim merupakan desain yang lebih efisien, cepat, dan egronomis.

QWERTY sebenarnya punya banyak kelemahan seperti membuat tangan kiri Anda overload terutama ketika menulis dalam bahasa Inggris (hal serupa saya rasakan ketika menulis dalam bahasa
Indonesia). QWERTY juga membuat kelingking Anda overload. Penelitian menunjukkan bahwa distribusi huruf tidak merata sehingga jari Anda harus menyeberang dari baris ke baris -bila dihitung jari tukang ketik tipikal akan berjalan lebih dari 20 mil per hari dibandingkan dengan DSK yang hanya 1 mil.

Sayangnya, orang tetap ogah berpaling dari desain “QWERTY” kendati desain tersebut bukan merupakan desain yang
terbaik. Sekalipun teknologi sudah bisa mengatasi problem tombol yang ngejam, orang tetap bertahan dengan desain “QWERTY” bukannya desain lain yang lebih superior. Alih-alih, QWERTY malah dinobatkan menjadi standar internasional di tahun 1966.

Hal yang sama juga terjadi di Microsoft Windows. Kita tentu tahu bahwa Windows bukanlah sistem operasi terbaik, entah itu dari segi keamanan, kemudahan, kinerja, sampai soal keindahan. Namun, karena penetrasi pasar Windows sudah begitu deras, orang mulai terbiasa menggunakan Windows dan sistem operasi tersebut menjadi terstandardisasi.

Apakah tidak ada yang lebih baik dari Windows? Tentu saja tidak. Namun orang perlu pikir-pikir beberapa kali sebelum berpaling dari standar tersebut. Mereka harus menghadapi barrier seperti faktor biaya, isu kompatibilitas, proses pembelajaran, faktor waktu, dan masih banyak lagi. Akibatnya jumlah mereka yang setia jauh lebih besar daripada yang murtad. Inilah yang menjadikan Windows atau QWERTY kemudian menjadi standar- kendati mereka bukan yang terbaik.

Dalam dunia ilmiah, fenomena ini dijelaskan sebagai konsep path dependency dan network externality. Intinya, inovasi tidak menghasilkan outcome yang out of the blue, tetapi merupakan perkembangan yang bisa diprediksi dari yang sudah-sudah. Selain itu, value dari inovasi tersebut akan makin tinggi bila digunakan oleh makin banyak orang. Pada tahap tertentu,
inovasi tersebut akan menjadi standar yang digunakan oleh umum.

Virus Komputer yang Berbahaya




Beragam jenis virus berkeliaran di sepanjang 2011. Mulai dari Stuxnet, Rammit, Webmoner, dan beberapa jenis virus lain yang cukup sulit dibasmi.

1. Stuxnet, merupakan salah satu virus yang cukup heboh karena efek yang cukup nyata. Dengan membuat space hardisk korban menjadi habis sehingga memunculkan peringatan “Low Disk Space”. Hal ini karena Stuxnet membuat file sampah berukuran besar yang terus membengkak.

2. Ramnit, merupakan salah satu virus yang telah sukses menggantikan peran Sality di awal tahun 2011 dalam menginfeksi komputer dan file executable. Sejak Januari hingga saat ini, sudah banyak komputer yang telah terinfeksi virus ini.

Selain Ramnit virus lain yang menyebar di awal tahun 2011 yaitu Webmoner dan FontAgent.

3. Webmoner, virus ini memiliki kemiripan dengan Ramnit yaitu membuat 4 file shortcut, tetapi file virus pemicunya justru memiliki extension sys yaitu file mso.sys.

4) Sedangkan FontAgent juga memiliki file shortcut, hanya saja file virus pemicunya justru memiliki extension fon (Font file) seperti setup50045.fon atau setup50039.fon.

Demam Facebook juga ikut merambah metode penyerangan virus di tahun 2011 ini. Dengan memanfaatkan fungsi status dan Facebook Chat, banyak hal yang terjadi seperti pishing (artikel Pishing FB Chat), celah XSS (artikel XSS), scam (artikel Scam) hingga penyebaran malware.

5) Kolab, merupakan virus Facebook Chat yang cukup heboh karena memiliki kemampuan metamorphic. Setiap malware yang disebarkan melalui FB Chat, walaupun memiliki ukuran dan nama yang sama, tetapi justru memiliki algoritma hash yang berbeda.

Selain itu, Kolab memanfaatkan teknik FakeURL (link palsu) seolah-olah pengguna komputer mendownload file gambar (JPG), padahal yang diunduh adalah virus.

6) FakeAV, salah satu virus yang cukup terkenal sejak 2 tahun lalu juga tidak mau kalah di tahun ini. Tercatat 2 artikel telah dipublish oleh Vaksincom terhadap serangan varian malware ini.

FakeAV merupakan virus yang menggunakan metode aplikasi keamanan palsu (antivirus palsu) untuk mengelabui pengguna komputer dengan notifikasi dan pesan-pesan bahwa komputer telah terinfeksi virus dan meminta pengguna komputer untuk mengaktifkan antivirus palsu tersebut dengan cara melakukan pembayaran online.

7) Slugin, salah satu varian virus yang menyebarkan spam juga ikut meramaikan persaingan di tahun 2011. Jika di tahun-tahun sebelumnya ada Virut, maka tahun ini Slugin menjadi biang dari penyebaran spam yang tidak jelas.

Dengan memanfaatkan akun email pengguna komputer yang terinfeksi, maka Slugin mengirimkan spam kepada kontak-kontak yang dimiliki oleh pengguna komputer tersebut.